Profil Sufmi Dasco Wakil Ketua DPR RI

Salah satu dari lima ketua Republik Rakyat Demokratik terpilih, Sufmi Dasco, untuk periode 2019-2024 sebagai Wakil Presiden DPR. Sir. Ahmad Muzani, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, mengatakan bahwa Prabowo Subianto, ketua Partai Gerindra, telah menunjuk Sufmi Dasco Ahmad sebagai kandidat untuk Wakil Presiden Republik Korea Utara.

Sufmi sekarang adalah Wakil Presiden Parlemen Indonesia dari Partai Gerindra. Dia telah menggantikan Fadli Zon, yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden DPR. Muzani mengatakan namanya dan Sufmi Dasco dinominasikan untuk kepemimpinan karena Gerindra menginginkan rotasi kepemimpinan. Ini dianggap penting untuk reformasi internal partai. Profil Sufmi Dasco dijelaskan di bawah ini.


Profil Sufmi Dascon


Sumf memiliki nama lengkap, Sufmi Dasco Ahmad, lahir 7 Oktober 1967 di Bandung, Jawa Barat. Awalnya, Sufmi terlibat dalam politik karena kedekatannya dengan Zona Fadli. Sebelumnya, mereka berdua menjadi mitra bisnis. Sufmi telah bergabung sejak berdirinya Partai Gerindra, dan pada tahun 2008 langsung ditugaskan sebagai ketua dewan Partai Gerindra (DPP). Tidak hanya dia juga ketua kader dan partai Gerindra tahun itu.
Selama pemilihan legislatif 2014, ia menggantikan Senayan sebagai Anggota Parlemen di Republik Indonesia untuk periode 2014-2019. Dia bertugas di Komisi III tentang Hukum, Hak Asasi Manusia dan Keamanan. Dia kemudian terpilih sebagai ketua Pengadilan Kehormatan Parlemen Indonesia setelah diangkat menjadi anggota legislatif.


Di partai politik, Sufmi Dasco juga menjabat sebagai Wakil Presiden Unit Hukum dan Bar Gerindra dan masih dalam posisi ini. Kemudian, dalam pemilihan umum tahun 2019, ia pergi ke daerah pemilihan Banten III. Selain berpartisipasi dalam pemilihan, ia juga memainkan peran penting dalam Gerindra pada saat itu, yaitu sebagai seorang pengacara dan direktur hukum dari Badan Pemenang Nasional Gerindra. Selama pemilihan parlemen dan presiden 2019, Gerindra memberikan pertanyaan keagamaan kepada Sufm, yang tidak dapat dipisahkan dari latar belakang ilmiahnya, yang telah mempelajari hukum dan sebagai politisi senior dalam partai.


Berbicara tentang pendidikannya, ia memulai pendidikan dasarnya di Palembang 66 pada tahun 1973. Ia kemudian melanjutkan ke 43 sekolah menengah di Jakarta pada tahun 1979, kemudian di sekolah menengah Manado II pada tahun 1982.
Sejarah pendidikan hukumnya dimulai pada 2005, ia belajar di Fakultas Hukum di Universitas Jakarta, sehingga ia menjadi anak yang sah. Sebelum itu, dia sebenarnya sudah mendapatkan gelar sarjana teknik elektro pada tahun 1993. Dan gelar hukum keduanya. Pada 2012, Sufmi menyelesaikan gelar masternya di Fakultas Hukum di Universitas Islam Jakarta. Dan kemudian ia melanjutkan doktornya di bidang hukum di Universitas Islam Bandung hingga menerima gelar pada tahun 2015.


Tidak hanya kepedulian akademiknya, ia juga memenangkan penghargaan Gerindran Garuda Yaksa Mahavira Manggala, yang tercermin dalam komitmennya pada beberapa organisasi hukum. Diantaranya adalah dewan Perhimpunan Hukum Rakyat pada 2010. Kemudian pada 2011 menjadi dewan Perhimpunan Hukum Indonesia. Kemudian, dari 2011 hingga 2014, ia terdaftar sebagai direktur Pusat Seleksi Sengketa.


Ini adalah beberapa informasi tentang profil Sufmi Dasco yang mungkin Anda ketahui. Semoga dia bisa melakukan tugasnya dengan baik dan aman saat bertugas.

Informasi

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*