Categories
Pendidikan

Hukum Melakukan Hubungan Badan Saat Berpuasa Bulan Ramadhan

Hukum Melakukan Hubungan Badan Saat Berpuasa Bulan Ramadhan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh? Adakah Anda telah mengetahui apa Hukum Melakukan Hubungan Badan Saat Berpuasa Bulan Ramadhan? Mungkin bagi sebagian orang sudah sangat mengetahui dan memahami akan hal ini dengan baik.

Sebenarnya pada saat kita melaksanakan kewajiban berpuasa dibulan ramadhan tidak hanya harus menahan haus dan lapar saja. Disamping itu kita juga mesti mengendalikan hawa nafsu kita sebagai manusia. Hal ini seperti marah, menggunjing, dan banyak lagi lainnya termasuk dengan berhubungan badan pasangan suami istri diwaktu berpuasa.

Bagi yang telah menikah berhubungan badan dengan pasangan bukanlah hal yang diharamkan. Namun kita juga mesti mengerti akan saat yang tepat untuk melakukannya, dengan tidak terlalu bebas apalagi disembarang tempat.

Apalagi pada saat kita sedang melaksanakan ibadah puasa terutama pada bulan ramadhan. Tetapi hal ini jangan disalah persepsikan, bukan berarti kita tidak boleh berhubungan badan dengan pasangan kita, suami atau istri. Namun seperti kami jelaskan tadi bahwa ada waktu yang tepat untuk melakukan hubungan badan tersebut.

Yang pastinya kita tidak diperbolehkan untuk melakukan hubungan badan pada saat waktu kita berpuasa atau disiang hari. Karena hal ini dapat membatalkan  puasa yang sedang kita kerjakan dan pastinya ini bukanlah hal yang baik.

Untuk itu Anda semua mesti mengetahui tentang Hukum Melakukan Hubungan Badan Saat Berpuasa Bulan Ramadhan. Dalam artikel kami kali ini kami akan membahas mengenai masalah ini untuk menambah pengetahuan bagi kita semua sebagai umat muslim yang baik. Simak penjelasannya berikut.

Hukum Melakukan Hubungan Badan Saat Puasa

Seperti apa yang telah kakmi jelaskan pada paragraf diatas tadi. Bahwa berubungan badan antara suami istri disaat berpuasa bulan ramadhan tidak diperbolehkan. Itu artinya kita jangan dulu melakukan huubungan badan dengan istri pada waktu siang hari. Namun hal ini dapat dilakukan pada malam hari saat tidak sedang berpuasa.

Jika kita merujuk dari surat Al Baqarah ayat 187 yang menjelaskan bahwa waktu yang baik untuk melakukan hubungan badan antara pasangan suami istri adalah pada malam hari. Waktu yang cukup panjang diberikan dari malam sampai menjelang pagi hari.

Namun pada bulan ramadhan yang pada saat itu kita melaksanakan ibadah puasa pada siang harinya. Maka tidak diperbolehkan untuk melakukan hubungan badan. Itu artinya kita dibatasi untuk melakukannya hanay pada saat malam hingga menjelang pagi saja. Jika siang itu tidak dibolehkan.

Seperti penjelasan dibawah ini :

Mengenai hal ini sebenarnya sudah ada penjelasan yang mempertegasnya. Seperti yang diriwayatkan dari hadist berikut ini :

Penjelasan Lainnya Tentang Hukum Berhubungan Badan Saat Puasa

Selain itu ada penjelasan lainnya juga tentang hal ini. Jika kita merujuk pada laman salah seorang syaikh dari mazhab syafi’i yang juga memberi penjelasan seperti berikut ini :

“ Bagi siapa saja yang telah melakukan hubungan badan antara suami dan istri pada waktu siang hari saat berpuasa dibulan ramadhan, hendaklah ia menunaikan sebagai kewajibannya untuk qadha dan juga kafarah. Sementara bentuk dari kafarahnya tersebut adalah dengan membebaskan salah seorang budak yang beriman. Namun jika hal tersebut tidak dilakuakan maka dirinya mesti melaksanakan puasa selama dalam waktu dua bulan yang berturut turut. Namun apabila dirinya masih belum mampu untuk melaksanakannya maka dapat juga dilakukan dengan memberi makan terhadap orang miskin sebanyak 1 mud atau sejumlah dengan 675 gram / 0.75 kilo gram gandum atau juga beras “.

Itu artinya jika kita tetap melakukan hubungan badan diwaktu berpuasa siang hari bulan ramadhan, maka akan mendapat ganjaran dosa yang besar. Perlu diperhatikan dalam hadist di atas, bahwa jika kita melakukan hubungan badan diwaktu siang hari saat puasa bulan ramadhan maka seseorang tersebut wajib melakukan hal dibawah ini :

  • Membebaskan budak beriman, atau
  • Berpuasa dengan waktu dua bulan berturut turut, atau
  • Memberi makan kepada orang miskin sejumlah 60 orang

Kesimpulan

Demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai Hukum Melakukan Hubungan Badan Saat Berpuasa Bulan Ramadhan yang telah kami jelaskan pada anda pada kesempatan baca saat ini. Ikuti terus artikel kami yang lainnya dengan berbagai pembahasan tentang ilmu pengetahuan dan Agama islam. Yang tentunya telah kami rangkum sedemikian rupa dengan bahasa yang lugas dan menarik untuk disimak. Semoga ini bermanfaat dan selamat membaca kembali. Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh?

 

Baca Juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *